Mahasiswa di Malaysia bisa memilih untuk melanjutkan pendidikan di institusi negeri maupun swasta. Institusi pendidikan tinggi negeri dibiayai oleh Pemerintah Malaysia dan berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan.
Institusi pendidikan tinggi negeri di Malaysia bisa berbentuk universitas, politeknik, maupun college. Universitas negeri mengajarkan teori, meskipun tetap menawarkan kesempatan praktik keilmuan. Sementara itu, politeknik dan college menawarkan sertifikasi dan program diploma yang spesifik untuk karier tertentu.
Dibandingkan dengan politeknik dan college, universitas biasanya memiliki kampus yang lebih besar dengan fasilitas yang lebih lengkap. Program yang ditawarkan pun lebih beragam, termasuk program penelitian.
Kampus-kampus yang ada di Malaysia tidak hanya bermitra dengan berbagai industri, tetapi kurikulum yang diterapkan dalam sistem pendidikannya mengikuti kebutuhan industri. Sehingga keilmuan yang dimiliki oleh para lulusan cenderung sesuai dengan kebutuhan industri.
Dimana program yang ada di sistem pendidikan di kampus negara ini, tidak hanya menekankan pada [pengetahuan teoritis. Akan tetapi, mengajarkan kemampuan dalam paratikal. Sehingga nantinya, para lulusan dapat lebih mudah untuk bisa beradaptasi dengan goal yang diinginkan oleh perusahaan.
Sistem pendidikan di Malaysia mengategorisasikan universitas ke dalam tiga kelompok, yaitu:
- Research university; universitas semacam ini fokus pada penelitian dan mendapatkan dana tambahan untuk melakukan riset.
- Comprehensive university; universitas ini biasanya menawarkan program yang beragam dan menerima siswa untuk program prasarjana, sarjana, dan pascasarjana.
- Focused university; universitas ini biasanya cakupan programnya lebih spesifik, seperti teknik, pendidikan, maupun pertahanan.
Institusi pendidikan tinggi swasta pun bisa berbentuk universitas, politeknik, dan college, sama halnya dengan institusi negeri. Bedanya, institusi swasta didanai dan dikelola oleh yayasan swasta.
Beberapa institusi swasta bekerja sama dengan universitas di luar negeri untuk menawarkan programnya bagi mahasiswa di Malaysia. Monash University di Australia, misalnya, membuka cabang di Selangor. Meskipun begitu, program yang ditawarkan biasanya terbatas.
Standar maupun kualitas dari pendidikan Malaysia diatur dan dimonitori oleh Private Higher Education Institutions Act 1996 dan Malaysian Qualifications Agency Act 2007. Selain itu, sudah banyak lembaga pendidikan yang berasal dari luar negeri mengajak bekerjasama. Seperti hal nya dari Selandia Baru, Australia, Amerika, Inggris, dan negara lainnya. Dimana hal tersebut secara tidak langsung menunjukkan kualitas dari pendidikan Malaysia telah diakui secara global

